Para pengusaha yang sudah lama bergelut dalam bisnis, tentunya sudah pernah atau bahkan sering mendengar istilah yang satu ini. Karena memang definisi dari kata ini adalah berkaitan dengan perusahaan dan bisnis. Kata tersebut adalah “Merger”. Apa sebenarnya definisi dari Merger?
Pengertian Merger
Secara bahasa, merger berarti penggabungan. Dan banyak sekali kita bisa menemui penggunaan kata merger. Namun, arti kata merger yang kali ini kita bahas adalah yang berkaitan dengan dunia bisnis. Yaitu sebuah proses penggabungan dua perusahaan menjadi satu.
Pengertian secara bisnisnya bisa juga disebut sebagai pengambilalihan seluruh aset pasiva dan juga aktiva sebuah perusahaan kepada perusahaan lainnya.
Dalam penggabungan tersebut, akan ada satu perusahaan yang tetap bertahan dan perusahaan lain yang akan menjadi satu dengan perusahaan yang bertahan tersebut. Merger bisa dilakukan dengan banyak cara. Seperti misalnya secara tunai atau transfer kepemilikan perusahaan.
Hal itu tentunya sesuai kesepakatan dari dua belah pihak. Namun tentunya tujuan dari dilakukannya merger perusahaan ini adalah untuk bisa bersama-sama mencapai keuntungan dan bukan hanya salah satu pihak saja yang akan diuntungkan.
Tujuan Merger
Merger perlu untuk dilakukan oleh dua perusahaan karena beberapa sebab dan tujuan, antara lain:
- Ingin Perusahaan Bertumbuh Lebih Pesat Lagi
Salah satu cara yang bisa Anda lakukan jika ingin mengembangkan bisnis Anda dengan lebih cepat, maka merger ini adalah alternatif pilihan yang tepat. Terlebih jika di kedua perusahaan tersebut memang memiliki produk yang baik dan mereka bersinergi untuk semakin mengembangkannya setelah dilakukan merger.
Melalui cara merger ini, maka beban dari masing-masing perusahaan seolah menjadi tanggungan bersama dan akan membuat lebih mudah. Selain itu, konsep dan ide-ide dari kedua perusahaan bisa disatukan dan membentuk sinergi yang semakin kuat untuk mengembangkan perusahaan.
Selain itu, banyak hal yang bisa dilakukan jika kedua perusahaan bergabung sesuai dengan jenis merger yang mereka jalankan. Mereka bisa mengembangkan pasar lebih luas, mengembankan produk, atau hanya sekedar berbagi saham untuk semakin menguatkan perusahaan.
- Menutupi Permasalahan Pajak Perusahaan
Pada beberapa kasus, perusahaan akhirnya memutuskan untuk melakukan langkah merger ini adalah karena ada beban pajak yang tidak bisa mereka tanggung. Sehingga mereka akhirnya melakukan merger dengan perusahaan yang memiliki keuntungan pajak yang tinggi sehingga mampu menutupi kerugian tersebut.
Faktanya, jika kedua perusahaan ini akhirnya bergabung, maka kewajiban pajak yang harus mereka tanggung akan menjadi lebih rendah jika dibandingkan ketika mereka masih berdiri sendiri. Sehingga hal ini bisa menguntungkan kedua belah pihak. Pihak yang tidak bisa menanggung pajak sehingga ada yang membantu menanggung dan juga pihak yang satunya karena kewajiban pajaknya menjadi lebih rendah.
- Perusahaan Membutuhkan Dana
Alasan lain yang mendukung sebuah perusahaan melakukan merger adalah karena lemahnya finansial perusahaan tersebut. Atau ketika sebuah perusahaan berencana untuk bisa melakukan ekspansi internal namun dana internal yang mereka miliki tidak mencukupi.
Maka mereka sangat bisa melakukan ekspansi internal untuk bisa memenuhi kebutuhan dana internal tersebut. Karena memang dana internal bisnis sangat diperlukan untuk bisa mendukung operasional bisnis. Ketika kebutuhan tersebut bisa dioptimalkan dengan dilakukannya merger, maka akan berdampak baik untuk masa depan bisnis.
- Cara untuk Bisa Akuisisi Aset
Untuk bisa mendapatkan beberapa akses terhadap sebuah teknologi atau produk biasanya tidak dapat semudah itu dilakukan. Merger ini adalah salah satu cara untuk bisa mendapatkan akuisisi aset yang mungkin tidak bisa ditempuh dengan cara yang lainnya.
Jenis Merger
Secara jenis, merger bisnis ini memiliki beberapa macam sesuai dengan tujuan dan sebab yang berbeda. Berikut jenis dan pengertiannya:
- Merger horizontal, dimana dilakukan oleh dua perusahaan yang memiliki jenis bisnis yang sama.
- Merger Vertikal, merger perusahaan yang melibatkan beberapa perusahaan yang memiliki alur berurutan. Seperti perusahaan kertas bergabung dengan perusahaan percetakan.
- Merger Perluasan Pasar, dilakukan oleh perusahaan dengan produk yang sama namun menargetkan pasar yang berbeda. Merger pasar ini memberikan peluang keuntungan yang besar seiring dengan target pasar yang semakin meluas.
- Merger Perluasan Produk, dilakukan oleh perusahaan yang memiliki pasar yang sama dengan beberapa produk berbeda untuk mendapatkan kemungkinan dapat menyajikan produk yang lebih beragam.
- Merger Konglomerat, dilakukan oleh perusahaan yang sama sekali berbeda dan memang tujuan mergernya adalah untuk berbagi saham dan memperbesar bisnis mereka.
Untuk bisa menentukan jenis merger mana yang dipilih tentunya disesuaikan lagi dengan tujuan transaksi dan hubungan antar dua perusahaan yang terlibat.
Itulah penjelasan lengkap mengenai Merger dalam bisnis mulai dari pengertian hingga beberapa jenis merger dan juga contohnya. Untuk bisa memilih jenis merger apa yang bisa atau ingin Anda jalankan, maka perlu untuk menganalisa kira kira perusahaan seperti apa yang ingin Anda jadikan partner untuk merger.
Selain itu, penting juga untuk kita menyadari kapan perusahaan kita perlu untuk melakukan merger bisnis. Tujuannya adalah agar perusahaan tetap mampu bertahan dan justru malah berkembang setelah melakukan merger dengan partner yang tepat.